Cara Menghilangkan Bau Miss V Tak Sedap - wikihow.com

Bau vagina yang tak sedap dapat membuat kaum perempuan merasa sangat malu. Hal ini terjadi biasanya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri jahat yang ada di dalam vagina secara berlebihan. Nama medis untuk kondisi ini adalah BV atau bacterial vaginosis. Ada beberapa cara untuk menyingkirkan bau vagina dengan cepat.

Metode 1 dari 3: Mengenali Beberapa Penyebab Bau vagina

1 Perhatikan jika ada bau yang tidak biasa. Pertumbuhan bakteri yang berlebihan bisa menyebabkan bau amis atau keluarnya cairan dalam jumlah yang banyak. Mungkin akan ada bau logam, jika Anda berada dalam siklus menstruasi atau bau pemutih pakaian jika Anda baru saja melakukan hubungan seks.


2 Gunakan sabun cuci yang biasa Anda gunakan karena jika Anda mengganti sabun cuci Anda, itu bisa menyebabkan iritasi.


3 Gunakan pengaman dengan pasangan seks yang baru. Berhubungan seks tanpa pengaman bisa menyebabkan infeksi atau bahkan penyakit menular seksual, yang menyebabkan bau vagina.


4 Sadarilah bahwa kehamilan bisa menyebabkan bau yang tidak seperti biasanya. Ini terjadi karena kelenjar keringat over-produksi, dan juga karena adanya produksi hormon tambahan.


5 Pahami bahwa bau cairan vagina Anda akan berubah menjelang menstruasi setiap bulan.


Metode 2 dari 3: Menggunakan Obat Rumahan untuk Menyingkirkan Bau Vagina

1 Minumlah suplemen probiotik untuk menjaga kadar bakteri baik yang sehat dalam tubuh Anda.


2 Minum banyak air. Disarankan untuk minum delapan sampai sepuluh gelas sehari untuk meluruhkan bakteri jahat dari tubuh Anda.


3 Tahan diri Anda untuk tidak menggunakan produk wanita yang dibuat untuk menyegarkan area vagina. Juga, jangan menggunakan sabun cuci atau produk beraroma yang lain dari biasanya.


4 Minum fenugreek. Rendam 1 sdt. fenugreek dalam 1 gelas air, di malam dan pagi hari. Ini dapat menyeimbangkan hormon Anda, meskipun Anda harus berhati-hati karena bahan ini bisa menyebabkan iritasi kulit dan diare.


5 Gunakan cuka putih atau cuka sari apel. Tambahkan 1/2 cangkir cuka pada bak mandi dengan air hangat dan berendamlah di dalamnya selama beberapa menit.


6 Konsumsi yogurt tawar tanpa gula. Konsumsi sebanyak 2 cangkir sehari.


7 Makan 1 atau 2 siung bawang putih mentah setiap hari atau tambahkan bawang putih pada makanan Anda ketika memasak.


8 Bilas area vagina dengan minyak pohon teh yang diencerkan. Minyak pohon teh merupakan antiseptik dan Anda bisa menambahkan beberapa tetes ke bak mandi Anda.


9 Campurlah 1 sdm. soda kue pada segelas air hangat dan rendam tubuh bagian bawah Anda di dalamnya. Ini juga bisa melawan infeksi jamur.


10 Konsumsi banyak buah. Jeruk, lemon, nanas dan buah jeruk lainnya mengandung vitamin C, yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda, dan mengurangi infeksi.


11 Hindari alkohol, makanan manis, tepung dan kafein.


12 Tahan diri Anda untuk tidak mencukur rambut kemaluan. Tindakan ini bisa mengiritasi area tersebut dan bakteri dan virus dapat menyebar ke vagina.


13 Jagalah kebersihan dengan baik. Bersihkan area vagina Anda secara menyeluruh, menggunakan sabun tanpa wewangian dan keringkan dengan baik.


14 Kenakan pakaian dalam dari katun yang bersih dan pakaian yang bisa mengalirkan udara dengan baik. Gantilah pakaian setiap hari.
15 Hindari pakaian ketat.


16 Seringlah mengganti tampon dan pembalut.


17 Usaplah dari depan ke belakang setelah buang air besar untuk menghindari penyebaran infeksi.


18 Mandilah setiap hari, dengan sabun yang lembut dan air hangat (bukan air panas).


19 Cucilah dengan segera setelah berhubungan seks dan buang air kecil. Ini dapat membantu menyiram bakteri dari vagina.


Metode 3 dari 3: Mencari Nasihat Medis

1 Kunjungi dokter jika hal-hal berikut ini terjadi pada Anda:
  • Jika ada perubahan dalam bau vagina Anda dan jika ada gejala lain. Cairan yang keluar dan rasa terbakar bisa berarti Anda terkena infeksi.
  • Jika baru-baru ini Anda melakukan hubungan seks tanpa pengaman.
  • Jika Anda baru memulai minum suplemen atau obat-obatan baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar